Home

Entri Populer

Senin, 16 April 2012

Cara Instalisasi centOS

Persiapan...!!!

Set CD-ROM sebagairst boot media. Menu untukmenggantiboot priority adalahmelalui menu BIOS komputerAnda.Caramasuk menu BIOS bisabermacam-macam, ada yang denganmenekantombol F12, ada yang denganmenekantombol Delete, dsb.

Masukkan CD CentOS Linux #1 kedalam CD-ROM drive.

Restart PC, tampilan yang akan muncul adalah seperti ini.



Tekan Enter untuk memulai Instalasi

Pilih Skip untuk langsung memulai intalasi tanpa memeriksa CD media instalasi.

Tunggu sesaat sampai muncul tampilan berikutnya.

Untuk melanjutkan instalasi, kliktombol Next.

Pilih bahasa yang di inginkan lalu klik Next.

Tentukan jenis keyboard yang dipakai lalu klik Next.

Tentukan tipe instalasi yang diinginkan (apakah PC akan
digunakan sebagai komputer pribadi, server, workstation, atau
kombinasinya) laluklik Next.

 
Anda harus menentukan bagaimana cara mempartisi harddisk.
Bagi Anda yang belum mengerti tentang partisi lebih baik memilih
menu “Automatic partition”. Saya sendiri lebih menyarankan Anda
untuk menggunakan menu “Manually partition”. Klik Next untuk
memulai proses partisi.
 
Akan muncul jendela peringatan yang isinya mengingatkan bahwa
kesalahan dalam proses partisi dapat menghapus semua data yang
sudah ada di dalam harddisk Anda. Jadi Anda harus berhati-hati
dalam mempartisi harddisk. Klik Yes jika Anda sudah yakin.


Dalam lingkungan Linux, sebaiknya  le system dibagi kedalam mi-
nimal 4 partisiyaitu :
1 .root (/) : partisiinidipakaiuntukmenyimpanseluruh  le system linux.
2. boot (/boot) : partisi ini akan dipakai untuk menyimpan  le- le
yang digunakan saat proses booting dijalankan. Ukuran partisi
ini tidak perlu terlalu besar, 100 MB sudah sangat cukup.
3. swap : swap adalah bagian dari harddisk yang akan digunakan
sebagai virtual memory. Ada aturan klasik yang mengatakan
ukuran partisi swap sebaiknya 2 kali ukuran memori yang terpa-
sang. Tapi ini sifatnya opsional.
4. home (/home) : partisi ini akan dipakai untuk menyimpan data-
data yang dimiliki oleh user. Pemisaha npartisi ini dilakukan
supaya user hanya berurusan dengan ruang harddisk miliknya
saja tanpa beresiko mengganggu  le system yang ada.



Jika Anda sudah melihat tampilan ini, Anda bisa mulai melakukan
partisi. Dalam contoh ini, harddisk yang dipakai masih kosong
belum memiliki partisi apapun. Klik New untuk membuat sebuah
partisi.


Akan muncul sebuah jendela baru pembuatan partisi. Ada 3
bagian yang perlu diisikan : a). Mount point ; b). File system
type; c). Size.

Ini adalah contoh gambar saat membuat partisi /boot.

Ini adalah contoh gambar saat membuat partisi root (/).

 
Ini adalah contoh gambar saat membuat partisi swap.
Saat semua partisi sudah dibuat, klik Next untuk melanjutkan
instalasi.

Tahap selanjutnya adalah memilih dimana GRUB Loader akan
diinstal. Klik Next untuk melanjutkan.

 
Di bagian iniAndadiminta menentukan alamat IP untuk komputer
Anda. Anda bisa memilih untuk mengisikan sen diri alamat IP atau
bisa juga mengatur komputer supaya menggunakan mode DHCP
(dinamik IP).Klik Next untuk melanjutkan.


CentOS Linux sudah dilengkapi dengan rewall. Anda bisa
memilih untuk menggunakan atau mematikan servis rewall ini.
Klik Next untuk melanjutkan.

 
Anda bisa memilih bahasa lain yang yang ingin diinstal kedalam
sistem. Klik Next untuk melanjutkan.


Di bagian ini Andadiminta menentukan zona waktu tempat Anda
berada saat ini. Anda bisa mengklik kota yang ada di peta atau
memilihnya dari dalam daftar yang disediakan. Klik Next untuk
melanjutkan.


Pada tahap instalasi ini, Anda diminta untuk menentukan password
untuk user root. User root adalah tingkatan user tertinggi dalam
lingkungan Linux. Isikan password dengan sama pada kedua
kolom. Password sebaiknya sedikitnya terdiri dari 6 karakter.


Sistem  akan menyiapkan paket-paket program yang tersedia untuk
diinstal.


Anda bisa memilih sendiri program-program yang akan diinstal
atau setuju dengan paket instalasi program yang sudah diberikan.
Pilih ”Customize software packages to be installed” untuk memilih
sendiri program yang akan diinstal. Klik Next untuk melanjutkan.


Di bagian ini sistem akan menampilkan paket-paket program yang
tersedia. Anda bisa memilih sendiri mana yang Anda butuhkan.
Tandai program-program yang Anda pilih, laluklik Next untuk
melanjutkan.


Proses instalasi CentOS ke dalam komputer Anda siapdimulai,
klik Next untuk memulai.


Sebelum mulai menginstal CentOS, sistem akan menanyakan
kembali apakah Anda sudah memiliki semua CD instalasi yang
dibutuhkan. Jika Anda sudah memiliki semua CD yang
dibutuhkan, klik Next untuk segera memulai proses instalasi.


Saat proses instalasi berlangsung, Anda akan melihat tampilan
seperti yang ada pada beberapa slide berikut ini.






Saat proses instalasi berjalan, sistem akan meminta Anda untuk
memasukkan CD instalasi yang dibutuhkan. Masukkan CD sesuai
peringatan yang ditampilkan.


Saat proses instalasi sudah selesai Anda akan melihat tampilan
seperti di atas, klik Reboot untuk merestart komputer Anda.


Ini adalah tampilan ketika komputer di-restart. Jika Anda
menginstal CentOS bersamaan dengan sistem operasi lain, tekan
tombol apa saja untuk menampilkan pilihan sistem operasi mana
yang akan Anda jalankan.

Ini adalah tampilan ketika Anda memilih untuk menjalankan
CentOS Linux. Tunggu sampai muncul tampilan berikutnya.






Saat pertama kali menjalankan CentOS Linux yang baru selesai
diinstal, Anda akan diminta untuk mengkonfigurasi beberapa dasar
sebelum sistem siap digunakan. Klik Next untuk mulai kongurasi.



Ini adalah tampilan License Agreement. Pilih “Yes, I agree to the
License Agreement” lalu klik Next untuk melanjutkan.


 

Hal berikutnya yang Anda bisa konfigurasi adalah jam dan tanggal.
Tentukan jam dan tanggal yang tepat lalu klik Next untuk
melanjutkan.
 
Di bagian ini Anda bisa mengkonfigurasi display monitor Anda
(berapa ukuran resolusi layar dan kedalaman warna yang
diinginkan). Klik Next untuk melanjutkan.
Anda disarankan membuat user lain selain root, untuk
menggunakan CentOS Linux ini. Dalam pemakaian normal
sehari-hari sebaiknya Anda login sebagai user yang bukan root.
Klik Next untuk melanjutkan.
 
Anda bisa mencoba apakah sound card berfungsi dengan baik
(asumsi Anda telah menghubungkan speaker dengan sound card).
Klik “Play test sound” untuk mendengar suara yang muncul. Klik
Next untuk melanjutkan.
Jika Anda memiliki CD CentOS Linux lainnya, Anda bisa
menggunakannya untuk menambahkan paket-paket lainnya. Jika
tidak, Anda bisa melewati tahap inidengan mengklik Next.
Proses konfigurasi dasar sudah selesai. Sistem siap digunakan, klik
Next untuk mulaimenggunakan CentOS Linux.
Ini adalah tampilan halaman login CentOS Linux. Masukkan
username dan password untuk masuk kedalamCentOS Linux.
Jika Anda memasukkan username & password yang tepat, sistem
akan mengijinkan Anda masuk dan menggunakan CentOS Linux.
Tampilan ini adalah halaman desktop dari CentOS Linux.



SELESAI ...!!!



Minggu, 01 April 2012

Komponen Komponen Motherboard Dan Fungsinya

1.Soket Prosesor. Soket ini merupakan tempat dimana prosesor dipasang.

Jenis soket menentukan prosesor apa yang bisa dipasang pada soket tersebut.
Jadi soket tertentu hanya bisa dipasang prosesor tertentu saja.


2.Slot Memori. Slot ini digunakan untuk memasang memori utama komputer.Jenis slot memori juga berbeda-beda, tergantung sistem yang digunakannya.


3.Northbridge, merupakan sebutan bagi komponen utama yang mengatur lalu lintas data antara prosesor dengan sistem memori dan saluran utama motherboard.

4.Southbridge, sebutan untuk komponen pembantu northbridge yang
menghubungkan northbridge dengan komponen atau periferal lainnya.


5.Slot PCI Express x16, merupakan slot khusus yang bisa dipasangi kartu VGA generasi terbaru.

6.Slot PCI Express x1, merupakan slot untuk memasang periferal (kartu atau card) lainnya selain kartu VGA.

7.Slot AGP, merupakan slot khusus untuk memasang kartu VGA generasi sebelum
adanya slot PCI Express.


8.Slot PCI, merupakan slot umum yang biasa digunakan untuk memasang kartu atau card dengan kecepatan di bawah slot AGP dan PCI Express.

9.BIOS (Basic Input-Ouput System). Merupakan program kecil yang dimasukkan ke dalam IC ROM atau Flash yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi dari sebuah motherboard.

10.Baterai CMOS, baterai khusus untuk memberikan daya pada BIOS.

11.Port SATA, merupakan antarmuka untuk media penyimpanan generasi terbaru.
Port SATA bisa digunakan untuk menghubungkan Hard Disk dengan sistem komputer.


12.Port IDE, merupakan antarmuka media penyimpanan sebelum generasi SATA.

13.Port Floppy Disk, digunakan untuk menghubungkan media removable atau media
penyimpanan yang bisa dicopot yaitu Disket atau Floppy Disk.


14.Port Power, yaitu port untuk memberikan daya kepada sistem komputer.

15.Back Panel, merupakan kumpulan port yang biasanya diletakkan di belakang
casing atau wadah komputer PC. Port atau colokan yang biasanya ada di belakang.





16.Port PS/2 Mouse, untuk menghubungkan mouse dengan komputer.

17.Port PS/2 Keyboard, untuk memasang keyboard.

18.Port Paralel, untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan lebar data delapan bit.Biasanya digunakan untuk memasang printer sebelum generasi USB.

19.Port Serial, digunakan untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan mode transfer data serial. Namun saat ini jarang digunakan.

20.Port SPDIF, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan periferal audio seperti home theatre.

21.Port Firewire, untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan tinggi seperti video capture atau streaming video.

22.Port RJ45, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan jaringan LAN.

23.Port USB, digunakan untuk antarmuka dengan periferal atau peralatan eksternal generasi baru yang menggantikan port paralel dan Serial.

24.Port Audio, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan sistem audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan line-out.





Chipset

Komponen pada motherboard yang yang satu ini kebanyakan terdiri atas dua buah chip, north bridge dan south bridge.
Fungsi utama chipset adalah mengatur aliran data antarkomponen yang terpasang pada motherboard. Dua buah chipset yang biasanya ada pada motherboard sendiri punya tugas yang berbeda satu dengan yang lain.
Chip pada north bridge berfungsi untuk mengatur aliran data dari dan ke prosesor, bus AGP, dan memori utama sistem. Sementara, chip yang south bridge mengatur aliran data dari peranti input output, bus PCI, interface harddisk, dan floppy, serta peranti eksternal lainnya. Berhubung chip north bridge lebih vital kerjanya dibanding south bridge, tak heran jika chip inilah yang dipasangi heatsink, fan, ataupun kombinasi heatsink dan fan oleh pabrik pembuatnya.

AGP

Singkatan dari Accelerated Graphics Port. Fungsinya adalah menyalurkan data dari kartu grafis ke CPU tanpa harus melalui memori utama, dengan demikian proses pengolahan data grafis dapat dipercepat. Kelebihan lain AGP ini adalah kemampuannya untuk mengeksekusi texture maps secara langsung dari memori utama. Datang dengan berbagai cita rasa, saat ini kebanyakan motherboard menyertakan bus AGP 4X yang bekerja pada frekuensi 266MHz. Untuk sekarang ini, port AGP ini baru digunakan buat memasang kartu grafis yang notabene lebih cepat ketimbang memakai bus PCI. Akan tetapi, beberapa motherboard terbaru sudah menyertakan port AGP Pro yang bisa dipasangi baik kartu grafis berbasis AGP 4X maupun yang berbasis AGP Pro sendiri.

Soket Memori

Soket ini merupakan tempat untuk menempatkan memori pada motherboard. Soket memori memiliki bentuk yang berbeda untuk jenis memori yang berbeda pula. Kebanyakan motherboard memiliki slot sebanyak 3 atau 4 buah, tergantung dari chipset yang digunakan. Untuk memori SDRAM, soket DIMM yang harus dimiliki adalah soket 168 pin, sementara untuk memori jenis DDR, soket yang dipasang adalah soket 184 pin.

Soket Prosesor

      

 Merupakan tempat untuk menaruh prosesor. Kalau jaman dahulu, masih ada pilihan lain selain sistem soket yaitu sistem slot. Namun, setelah era PentiumIII generasi kedua, tipe slot ini kemudian ditinggalkan lantaran ongkos produksinya yang lebih mahal ketimbang memakai soket. Untuk urusan soket prosesor ini, pilihlah motherboard dengan soket prosesor yang tepat. Soket 370 untuk prosesor Intel PentiumIII dan Celeron, soket A untuk prosesor AMD Athlon dan Duron, serta soket 423/478 untuk prosesor Pentium 4.

CMOS

Singkatan dari Complementary Metal Oxide Semiconductor. Dari bentuknya sudah kelihatan, ia merupakan komponen berbentuk IC (integrated circuit) Yang fungsinya menampung setting BIOS dan dapat tetap menyimpan setting-annya selama baterai yang mendayainya masih bagus.

Port Peranti Eksternal (serial, paralel, audio, USB)


Biasanya berada di posisi belakang motherboard. Fungsinya adalah sebagai sarana untuk memberi masukan (input) dan keluaran (output) pada sistem komputer. Motherboard generasi sekarang ini sudah menyertakan pula port USB buat “berhubungan” dengan
peripheral lain seperti printer, scanner, kamera digital, dan periferal lain yang berbasis USB. Selain port USB, terkadang pada beberapa motherboard disertakan pula port Ethernet untuk masuk ke dalam jaringan komputer. Tipe yang semacam ini memang tidak terlalu banyak, namun amat membantu terutama untuk digunakan pada perkantoran kecil atau warnet yang punya anggaran minim.




Soket Catu Daya (power supply, fan)

Fungsinya untuk menyuplai tenaga kepada semua komponen yang tersambung pada motherboard.

Konektor Casing

Berfungsi untuk menyambungkan tombol/ saklar dan indicator pada casing ke motherboard. Pada motherboard yang berbasis Pentium 4, disertakan pula sebuah port konektor tambahan sebesar 12 volt agar prosesor bisa bekerja.

Konektor IDE & Floppy

Fungsinya yaitu merupakan interface yang menyambungkan harddisk dan floppy disk ke motherboard. Saat ini interface harddisk pada motherboard yang banyak digunakan adalah IDE Ultra ATA/100 yang mampu memberikan kecepatan transfer data hingga 100 MB/detik. Maxtor tengah mengembangkan interface baru yaitu Ultra ATA/ 133. Namun sampai edisi ulang tahun ini kelar ditulis, belum ada informasi terbaru bahwa interface ini mendapatkan respon yang bagus dari vendor lain. Yang tak kalah penting dalam menentukan motherboard adalah mengenali ukurannya.
Ada beberapa jenis ukuran motherboard, mulai dari AT, micro ATX dan ATX. Ukuran-ukuran ini dinamakan form factor. Pada umumnya, motherboard-motherboard sekarang sudah menggunakan teknologi ATX. Motherboardmotherboard kelas standar ada yang bertipe micro ATX, sedangkan motherboard mid end atau high end kebanyakan menggunakan form factor ATX. Meskipun form factor-nya berbeda, setiap jeroan motherboard memiliki standardisasi yang sama, sehingga ukuran ini hanya berpengaruh pada pilihan casing yang akan digunakan.